Hazard Jadi Tumpuan Belgia saat Hadapi Rusia di Euro 2020

Pemain Belgia, Eden Hazard - 90Min
12 Juni 2021 23:47 WIB Oktaviano DB Hana Piala Eropa Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Belgia akan mengawali perjalanan di Euro 2020 dengan menghadapi Rusia di Saint Petersburg, Minggu (13/6/2021) dinihari WIB.

Belgia akan dipimpin oleh Eden Hazard, salah satu pemain dari generasi emas timnas Belgia. Dia akan bahu membahu bersama sejumlah generasi pemain Belgia yang kian matang antara lain Thibaut Courtois, Kevin de Bruyne dan Romelu Lukaku.

Pertandingan malam ini pun bisa menjadi momen kebangkitan bagi Eden Hazard. Pasalnya, pemain yang kini membela Real Madrid itu terakhir kali mencetak gol internasional ke gawang Rusia yakni dalam kualifikasi Kejuaraan Eropa pada 2019.

Saat itu, dia mencetak dua gol cepat yang pada akhirnya memberikan Belgia keunggulan atas Rusia dengan skor 4-1. Pertandingan itu dihelat 574 hari yang lalu.

Hazard datang ke Euro 2020 dalam kondisi yang kurang baik. Dia gagal memberikan satu pun trofi bagi Real Madrid pada musim 2020/2021.

Dia didatangkan ke Los Galacticos setelah bertahun-tahun tampil apik bersama Chelsea di Liga Premier Inggris dan menjadi bintang di tim nasional Belgia.

Namun, sejak datang ke Estadio Santiago Bernabeu, nasibnya telah berubah menjadi buruk lantaran terganggu cedera dan penampilan di bawah standar.

Oleh karena itu, patut dinanti apakah pemain penting Belgia itu bisa mengembalikan karirnya ke jalur yang benar. Apalagi dia menjadi kapten tim nasionalnya di Euro 2020.

Terlepas dari banyak kritik di Spanyol, Hazard masih dihormati oleh rekan satu timnya dan para penggemar di Belgia, yang sepenuhnya percaya bahwa dia adalah orang yang menjadi kapten tim ini untuk meraih kemenangan.

Setelah Piala Eropa 2016 yang mengecewakan, tersingkir oleh Wales, disusul dengan tersingkirnya di semifinal Piala Dunia 2018 oleh Prancis, 2020 bisa menjadi tahun di mana generasi emas Belgia akhirnya menunjukkan potensinya.

Di belakang beberapa musim yang sulit, Hazard akan bertekad untuk menemukan penebusan dengan memimpin negaranya meraih trofi.

Sumber : Marca